Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

Selasa, 08 Januari 2013

HIDUP INI HANYA 1,5 JAM WAKTU AKHIRAT ! Read more: wisbenbae: HIDUP INI HANYA 1,5 JAM WAKTU AKHIRAT !


Hidup ini sangat singkat. Seperti kata pepatah Jawa "urip kuwi mung mampir ngombe." Hidup di dunia ini ibaratnya cuma mampir buat minum saja. Al Quran memberitahukan secara implisit bahwa satu hari di akhirat rasanya bagaikan 1000 tahun di dunia.

• "....Dan sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu."­ [QS Al-Hajj (22) : 47].

• "Dia mengatur segala urusan dari langit ke Bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."­ [QS As-Sajdah (32) : 5]

Bagaimana dengan umur manusia? Mari kita lihat berdasarkan Al Quran sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun
24 jam akhirat = 1000 tahun
3 jam akhirat = 125 tahun
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun 

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu. Bahkan Tuhanpun berjanji dengan waktu. [QS Al-'Ashr (103) : 1-3]1) Demi masa; 2) Sungguh manusia berada dalam kerugian; 3) kecuali orang-orang yang beriman serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka. Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah (QS 74:7, 52:48, 39:10). Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dgn sunnahNya (QS 12:53, 33:38). "Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah (QS 9:72, 98:8, 4:114). Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti (QS 59:18, 42:20, 3:148, 28:77). Allah berfirman: "Kamu tinggal (di Bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui." (QS 23:114)

Maha Benar Allah atas segala firman Nya


Dosen ITS Bikin Listrik Tenaga Sampah


Sampah di Indonesia atau juga di belahan dunia manapun memang menjadi masalah rumit yang hampir sulit di pecahkan. Permasalahan warga kota akan sampah yang identik dengan bau dan kotor terus membahana dan menjadi polemik berkepanjangan. Tetapi apakah benar - benar tanpa solusi?

www.belantaraindonesia.org

Di Surabaya, justru sampah berhasil menciptakan pembangkit listrik bertenaga sampah. Hasil pengolahan listrik dari sampah tersebut rencananya akan dipergunakan untuk penerangan di lingkungan kampus ITS.

Bambang Sudarmanta, dosen teknik mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS Surabaya ) itu adalah sang pencetus ide. Guna mewujudkan itu, sehari - hari waktunya dihabiskan dalam rumah kompos kampus ITS Surabaya.

Ide membuat energi listrik dari sampah ini, bermula dari banyaknya sampah yang menumpuk di sekitar kampus ITS, seperti bekas makanan para mahasiswa, serta sampah organik dedaunan di area kampus ITS.

www.belantaraindonesia.org

Melihat kondisi itu, dosen bergelar doktor itu, tercetus ide untuk membuat pembangkit listrik bertenaga sampah, agar lingkungan di kampus ITS tetap bersih, bebas dari sampah.

Proses pengerjaan
Bambang menjelaskan lebih jauh bagaimana proses pengerjaannya. Menurutnya, proses pengolahan sampah untuk menjadi energi listrik sendiri melalui program pengolahan sampah di ITS akan dilakukan dengan tiga cara, yakni pembakaran, gasifikasi dan fermentasi.

Pada proses pembakaran, hingga mencapai 600 bar, sampah yang telah dipilah akan dikelompokan dalam beberapa kategori. Lalu, panas dari pembakaran tersebut di alirkan ke turbin untuk menggerakan generator dan menghasilkan listrik. Kategori sampah anorganik yang tidak bernilai ekonomis akan dibakar dalam insenerator dan dimanfaatkan untuk memanaskan ketel.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan metode gasifikasi. Metode ini berbeda dengan metode sebelumnya karena tidak dilakukan pembakaran. Dalam metode ini, sampah yang berupa biomassa akan diubah menjadi synthetic gas yang kemudian akan dimurnikan kembali. Gas yang telah dimurnikan tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel atau mesin bensin.

Selain dua cara tersebut, Bambang dan timnya juga telah mengembangkan metode lain yakni metode fermentasi. Diakui olehnya, metode ini belum pernah diterapkan pada sampah.

www.belantaraindonesia.org

Untuk 4 sampai 6 jam beroperasinya, alat pembangkit listrik tenaga sampah ini, dapat menghasilkan energi listrik sebesar 2 kilo watt dan listrik tersebut dapat langsung di gunakan dan juga bisa di simpan dalam baterai atau accu untuk penerangan malam hari.

"Banyak sampah yang menumpuk, kami bakar kemudian panasnya di alirkan untuk menggerakkan generator, " kata Bambang Sudarmanta, pembuat pembangkit listrik dari sampah.

Rencana ke depan, listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga sampah ITS ini, akan digunakan untuk sumber energi penerbangan lampu dikawasan kampus ITS.

Alat pembangkit listrik tenaga sampah, karya Bambang ini, telah menelan biaya hingga sekira Rp200 juta dan diharapkan menjadi contoh bagi beberapa daerah yang masih krisis listrik.

Ia menyakini bahwa cara ini juga bisa menjadi alternatif. Ia menyebutkan, beberapa waktu yang lalu cara ini telah berhasil mengubah kotoran sapi menjadi bahan bahar untuk mesin bensin dan diesel.

Untuk mensukseskan program ini, Bambang juga dibantu oleh Ikatan Alumni ( IKA ) ITS dalam pengadaan alat. “Tidak semua alat bisa dibeli oleh ITS. Syukurnya, alumni juga mau ikut membantu,” tutup Bambang, seperti dikutip situs resmi ITS


Senjata Buatan Indonesia Yang Mampu Menembus Tank Baja


SPR 2 (SENJATA PENEMBAK JITU PRODUKSI DALAM NEGERI)
SOSOK senapan penembak jitu antimaterial, menjadi salah satu keperluan pada pertempuran era modern, terutama untuk menghajar pasukan musuh yang berlindung di balik material. Menyadari perkembangan ini, PT Pindad pun tak mau ketinggalan, mereka sudah memproduksi dengan nama Senapan Penembak Runduk-2 (SPR-2).

SPR-2 diharapkan mampu menjadi salah satu produk senjata unggulan dalam negeri 2007, yang kehadirannya dapat menjadi varian produk impor sejenis asal Yugoslavia, Black Arrow M93. Kedua senapan antimaterial ini sama-sama menggunakan peluru kaliber 12,7 mm x 99 (umum pula disebut kaliber .50) dengan isian magasen lima peluru.
Kehadiran SPR-2, membuat produk serupa yang sudah muncul dan dipergunakan berbagai angkatan bersenjata di dunia, menjadi sedikitnya 25 jenis. Sebelumnya, sudah ada produk sejenis, misalnya Gepard M1/M2 (Hongaria, kaliber .50), Barret M82, M90 dan M95, M99, serta M-107 (Amerika, kal .50), SVN-98 (Rusia, kaliber 12,7 mm x 108), Steyr IWS-2000 (Austria, kal .50 dan 12,7 mm x 108), PGR UM-Hecate (Prancis, kal .50), AI AS (Inggris, kal .50), NTW-20 (Afrika Selatan, kal 20 mm), dll.
Menurut Desain Ghrapic Divisi Senjata PT Pindad, Dede Tasiri, senada engineer Nana Mulyana, diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi TNI jika dibandingkan produk impor. Dari hitungan, produksi SPR-2 harga lebih murah dan fungsi sama hebatnya, apalagi jika dibandingkan Black Arrow M93 yang harganya di atas Rp 1 miliar per pucuk dan diketahui banyak yang sudah rusak